<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-6897758950214748759</id><updated>2012-02-16T01:43:27.084-08:00</updated><title type='text'>Bahan Ajar Biologi</title><subtitle type='html'>Dra. Indah Yulisfiati - Email: indah_dra@yahoo.com - Guru Biologi - SMAN 1 MALANG</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://indah-web.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6897758950214748759/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indah-web.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Dra. Indah Yulisfiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13084514130015506855</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>4</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6897758950214748759.post-3118364648702913802</id><published>2010-11-23T03:03:00.000-08:00</published><updated>2010-11-23T04:17:20.422-08:00</updated><title type='text'>Reproduksi sel</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt;Reproduksi sel &lt;/h3&gt;&lt;div class="post-header"&gt;&lt;/div&gt;I.PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Tumbuhan, hewan dan manusia tumbuh dan berkembang karena sel-sel dalam tubuhnya terus menerus bertambah. Biji tumbuhan berkecambah, ditandai dengan munculnya akar primer, batang (hipokotil dan epikotil), dan daun pertama tumbuh dan semakin membesar disebabkan peningkatan jumlah sel.&lt;br /&gt;Luka pada tubuh dapat pulih seperti sediakala disebabkan sel-sel tubuh yang rusak telah diganti dengan sel-sel baru melalui pembelahan sel. Demikian halnya dengan pemutusan ekor pada kadal atau cecak. Mengapa ekor yang telah putih dapat tumbuh kembali. Hal tersebut disebabkan terjadi pembelahan sel, pada tempat yang putus tersebut, sehingga panjang ekor akan pulih seperti sediakala.&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0fBxvhMPI/AAAAAAAABBg/VrXTDCRZ9z8/s1600-h/b3.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394502044052697330" src="http://4.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0fBxvhMPI/AAAAAAAABBg/VrXTDCRZ9z8/s320/b3.jpg" style="display: block; height: 451px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 411px;" /&gt; &lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Pada makhluk hidup uniseluler (bersel satu) populasinya dapat bertambah dalam waktu yang sangat singkat disebabkan juga karena masing-masing sel terus-menerus membelah.&lt;br /&gt;Tapi pembelahan sel yang tidak terkendali justru membawa suatu dampak yang merugikan makhluk hidup, seperti munculnya penyakit kanker. Demikian halnya jika pembelahan sel terlalu lambat, maka pertumbuhan dari makhluk hidup tersebut menjadi lambat sehingga terbentuk orang-orang kerdil (orang kate)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;II. PEMBELAHAN SEL&lt;br /&gt;Sel yang membelah disebut sel induk, dan hasil pembelahannya disebut sel anak. Sel induk memindahkan salinan informasi genetiknya (DNA) ke sel anak.&lt;br /&gt;Untuk menyampaikan informasi genetik tersebut sel induk harus melipatgandakan informasi genetik yang dimilikinya (DNA) melalui replikasi (duplikasi) sebelum melaksanakan pembelahan atau reproduksi sel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;III. BENTUK-BENTUK PEMBELAHAN SEL&lt;br /&gt;Berdasarkan ada tidaknya tahap-tahap pembelahan, reproduksi sel dibedakan atas:&lt;br /&gt;1. Pembelahan langsung (Amitosis / pembelahan biner)&lt;br /&gt;Pembelahan yang berlangsung spontan, tanpa tahapan pembelahan sel. Dilakulan oleh organisme prokariotik, seperti bacteria dan archaebacteria&lt;br /&gt;2. Pembelahan tidak langsung (mitosis dan meiosis)&lt;br /&gt;Pembelahan sel yang terjadi melalui tahap-tahap pembelahan. Dilakukan oleh organisme eukariotik seperti sel hewan, sel tumbuhan dan sel manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IV. PEMBELAHAN MITOSIS&lt;br /&gt;Pembelahan yang bertujuan untuk mengganti atau memperbaiki jaringan tubuh yang sudah rusak atau aus, dan untuk pertumbuhan. Pembelahan iniberlangsung pada sel somatik, menghasilkan 2 buah sel anakan yang identik dengan induknya.&lt;br /&gt;Tahapan pembehan mitosis adalah :&lt;br /&gt;a. Interfase&lt;br /&gt;Merupakan fase istirahat dari pembelahan sel. Namun tidak berarti sel tidak beraktifitas justru tahap ini merupakan tahapn yang paling aktif dan dan penting untuk mempersiapkan pembelahan.&lt;br /&gt;Fase ini membutuhkan waktu paling lama dibandingkan dengan fase fase pembelahan sel (fase mitotik). &lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Terbagi atas tiga fase, yaitu:&lt;br /&gt;1. Fase G1 (growth 1/pertumbuhan 1)&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Merupakan fase paling aktif berlangsung selama 9 jam. Pada fase ini sel mengadakan pertumbuhan dan perkembangan. Pada fase ini sel bertambah ukuran dan volumenya.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;2. Fase S (Sintesis)&lt;br /&gt;Merupakan fase sintesis DNA atau duplikasi kromosom, dengan waktu 10 jam &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;3. Fase G2 (Growth 2/Pertumbuhan 2)&lt;br /&gt;Merupakan fase yang didalamnya terjadi proses sintesis protein. Pada fase ini sel siap untuk mengadakan pembelahan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0i92u_q8I/AAAAAAAABBo/sOehqB9Vv5c/s1600-h/b4.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394506374719712194" src="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0i92u_q8I/AAAAAAAABBo/sOehqB9Vv5c/s320/b4.jpg" style="display: block; height: 250px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 278px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;b. Profase&lt;br /&gt;Merupakan tahap awal dari pembelahan sel, yang ditandai dengan:&lt;br /&gt;1. Kromatin memendek dan menebal disebut kromosom&lt;br /&gt;2. membran nukleus dan nukleolus menghilang&lt;br /&gt;3. sentriol memisah menuju kutub yang berlawanan&lt;br /&gt;4. Benang spindel mengatur diri sedemikian rupa hingga menyerupai bentuk pancaran (aster) &lt;br /&gt;c. Metafase&lt;br /&gt;Tahap ini ditandai dengan :&lt;br /&gt;1. kromatid / kromosom memgatur diri pada bidang equator / pembelahan.&lt;br /&gt;2. Setiap sentromer memiliki dua kinetokor yang masing-masing dikaitkan oleh benang spindel&lt;br /&gt;d. Anafase&lt;br /&gt;Tahap ini ditandai dengan:&lt;br /&gt;1. Kedua kromatid berpisah menuju kutub yang berlawanan&lt;br /&gt;2. Membran sel melekuk, pada akhir anafase &lt;br /&gt;e. Telofase&lt;br /&gt;tahap ini ditandai dengan :&lt;br /&gt;1. Kromosom / kromatid telah sampai di kutub-kutub yang berlawanan&lt;br /&gt;2. Membran nukleus dan nukleolus mulai tampak&lt;br /&gt;3. Kromosom menipis dan memanjang menjadi kromatin&lt;br /&gt;4. Terjadi sitokinesis (Membran plasma melekuk, dan sel membelah menjadi 2 &lt;br /&gt;Gambar tahapan pembelahan meiosis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0jox0rueI/AAAAAAAABBw/24zvnvDxxeE/s1600-h/b5.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394507112135768546" src="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0jox0rueI/AAAAAAAABBw/24zvnvDxxeE/s320/b5.jpg" style="display: block; height: 183px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 369px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;V. PEMBELAHAN MEIOSIS&lt;br /&gt;Pembelahan yang bertujuan untuk membentuk sel-sel kelamin. Disebut juga pembelahan reduksi, karena pada proses pembelahan ini terjadi pengurangan jumlah kromosom menjadi setengah dari kromosom induk. Pembelahan meiosis berlangsung melalui dua tahapan pembelahan, yaitu meiosis 1 dan meiosis 2.&lt;br /&gt;Tahapan pembelahan meiosis adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;a. Interfase I&lt;br /&gt;Fase dimana sel tumbuh dan berkembang. Merupakan tahap persiapan untuk mengadakan pembelahan sel. Pada fase ini terjadi peristiwa penggandaan DNA dari satu salinan menjadi dua salinan. Akhir dari fase dihasilkan dua salinan DNA dan siap berubah menjadi kromosom &lt;br /&gt;b. Profase I&lt;br /&gt;Profase I merupakan tahap terpanjang dibandingkan tahapan meiosis 1 lain&lt;br /&gt;Dibedakan atas:&lt;br /&gt;1. Leptoten&lt;br /&gt;Fase ini ditandai dengan benang kromatin berubah menjadi kromosom.&lt;br /&gt;2. Zigoten&lt;br /&gt;Fase ini ditandai dengan kromosom homolog saling berdekatan dan berpasangan membentuk sinapsis atau bivalen. &lt;br /&gt;3. Pakiten&lt;br /&gt;Pada fase ini terjadi penggandaan atau replikasi kromosom, menjadi dua kromatid dengan sentromer yang masih tetap menyatu atau berlekatan dan belum membelah, sehingga disebut tetrad. Pada fase ini antar lengan kromosom dapat terjadi kiasma. Kiasma merupakan tempat terjadinya pindah silang. &lt;br /&gt;4. Diploten&lt;br /&gt;Kromosom homolog bergerak saling menjauh. &lt;br /&gt;5. Diakinesis&lt;br /&gt;Fase ini ditandai dengan munculnya benang spindle yang keluar diantara dua sentriol, yang telah berada di kutub-kutub yang berlawanan. Pada fase ini nucleolus dan membrane nucleus menghilang, dan tetrad mulai bergerak menuju budang equator.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0khrRCoUI/AAAAAAAABB4/Awj3_TfI_8Q/s1600-h/b6.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394508089628205378" src="http://4.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0khrRCoUI/AAAAAAAABB4/Awj3_TfI_8Q/s320/b6.jpg" style="display: block; height: 137px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 331px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0jox0rueI/AAAAAAAABBw/24zvnvDxxeE/s1600-h/b5.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394507112135768546" src="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0jox0rueI/AAAAAAAABBw/24zvnvDxxeE/s320/b5.jpg" style="display: block; height: 171px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 330px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;c. Metafase I&lt;br /&gt;Fase ini ditandai dengan :&lt;br /&gt;1. Kromosom homolog (tetrad) mengatur diri di bidang equator / pembelahan&lt;br /&gt;2. Masing-masing kromosom berikatan dengan benang spindel pada bagian sentromer &lt;br /&gt;d. Anafase I&lt;br /&gt;Fase ini ditandai dengan kromosom homolog (tetrad) berpisah dan bergerak menuju kutub-kutub yang berlawanan, dan membran sel mulai melekuk dibagian tengah. &lt;br /&gt;e. Telofase I&lt;br /&gt;Fase ini ditandai dengan masing-masing kromosom telah sampai di kutub-kutub yang berlawanan. Lekukan membrane sel semakin dalam. Nukleolus dan membrane inti mulai terbentuk kembali. Pada fase ini terjadi peristiwa sitokinens (pembagian plasma) sehingga terbentuk dua sel anakan dengan kromosom yang sudah haploid.&lt;br /&gt;f. Interkines&lt;br /&gt;Merupakan fase diantara pembelahan meiosis 1 ke meiosis 2, pada tahap ini tidak ada replikasi materi genetik dan dan kromosom tidak berubah menjadi kromatin seperti fase interfase pada pembelahan mitosis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0lBCAx96I/AAAAAAAABCA/rRi-D6FHzik/s1600-h/b7.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="68" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394508628309964706" src="http://1.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0lBCAx96I/AAAAAAAABCA/rRi-D6FHzik/s200/b7.jpg" style="display: block; height: 147px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 427px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;g. Profase II&lt;br /&gt;Tahap awal pembelahan sel yang ditandai dengan membrane nucleus dan nucleolus mulai menghilang kembali. Sentrosom membelah dan sepasang sentriol memisah menuju kutub-kutub yang berlawanan, dan diantara keduanya muncul benang spindle yang memancar dari kedua stentriol. &lt;br /&gt;h. Metafase II&lt;br /&gt;Tahap ini ditandai dengan masing-masing kromosom mengatur diri di bidang pembelahan (equator). Benang spindle mengikat kromosom di bagian sentromer khususnya dibagian kinetokor &lt;br /&gt;i. Anafase II&lt;br /&gt;Tahap ini ditandai dengan kromatid-kromatid telah sampai di kutub-kutub yang berlawanan, membrane sel mulai melekuk di bagian tengah pada akhir anaphase. &lt;br /&gt;j. Telofase II&lt;br /&gt;Tahap ini ditandai dengan kromatid telah sampai di kutub dan berubah menjadi kromosom. Membran nucleus dan nucleolus mulai tampak. Kromosom menipis dan memanjang menjadi benang-benang kromatin. Terjadi sitokinesis (pembagian plasma) dan terbentuk dua sel anakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0lkb1ooJI/AAAAAAAABCI/b3KsSG-MSSU/s1600-h/b8.jpg" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="60" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394509236537958546" src="http://1.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0lkb1ooJI/AAAAAAAABCI/b3KsSG-MSSU/s200/b8.jpg" style="display: block; height: 135px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 448px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;VI. PERBEDAAN MITOSIS DAN MEIOSIS&lt;br /&gt;Tabel perbedaan antara mitosis dengan meiosis&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0mNUC9BZI/AAAAAAAABCQ/YiV7uMyhwZ4/s1600-h/b9.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="119" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394509938820973970" src="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0mNUC9BZI/AAAAAAAABCQ/YiV7uMyhwZ4/s200/b9.jpg" style="display: block; height: 271px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 452px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Jika dilihat dari jumlah kromosom yang melakukan pembelahan dibandingkan dengan jumlah kromosom sel yang melakukan pembelahan, perbedaannya sebagai berikut:&lt;br /&gt;&amp;nbsp; &lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0m_vkv2SI/AAAAAAAABCc/36-pCKj8C5o/s1600-h/b10.jpg"&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;VII. GAMETOGENESIS&lt;br /&gt;Gametogenesis adalah proses pembentukkan sel-sel gamet, yang terjadi secara meiosis di dalam alat perkembangbiakan. Gametogenesis terjadi pada organisme dewasa. Pada hewan dan manusia gametogenesis terjadi di testis dan ovarium.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a. Spermatogenesis &lt;br /&gt;Merupakan proses pembentukkan sperma yang terjadi di dalam testis&lt;br /&gt;Tahapan spermatogenesis adalah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0npujFOzI/AAAAAAAABCk/WcmJ1EoiwUE/s1600-h/b11.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394511526483016498" src="http://3.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0npujFOzI/AAAAAAAABCk/WcmJ1EoiwUE/s320/b11.jpg" style="display: block; height: 389px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 483px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0u03BlOVI/AAAAAAAABC8/3b-8XsaknbE/s1600-h/b12.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394519414318381394" src="http://4.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0u03BlOVI/AAAAAAAABC8/3b-8XsaknbE/s320/b12.jpg" style="display: block; height: 284px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 380px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;b. Oogenesis&lt;br /&gt;Merupakan proses pembentukan sel telur (ovum) yang terjadi di dalam ovarium&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0vbXQR6KI/AAAAAAAABDE/K-Dm8o6_Ymg/s1600-h/b13.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394520075804993698" src="http://2.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0vbXQR6KI/AAAAAAAABDE/K-Dm8o6_Ymg/s320/b13.jpg" style="display: block; height: 284px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 434px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0xM46aBfI/AAAAAAAABDM/Xzrit8eF8OQ/s1600-h/b14.jpg"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5394522026165274098" src="http://1.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0xM46aBfI/AAAAAAAABDM/Xzrit8eF8OQ/s320/b14.jpg" style="display: block; height: 512px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 338px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6897758950214748759-3118364648702913802?l=indah-web.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indah-web.blogspot.com/feeds/3118364648702913802/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6897758950214748759&amp;postID=3118364648702913802' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6897758950214748759/posts/default/3118364648702913802'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6897758950214748759/posts/default/3118364648702913802'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indah-web.blogspot.com/2010/11/reproduksi-sel.html' title='Reproduksi sel'/><author><name>Dra. Indah Yulisfiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13084514130015506855</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_W8CnB6T2vbM/St0fBxvhMPI/AAAAAAAABBg/VrXTDCRZ9z8/s72-c/b3.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6897758950214748759.post-6478293405476489493</id><published>2008-06-03T17:58:00.000-07:00</published><updated>2008-06-03T18:05:58.399-07:00</updated><title type='text'>Genetika</title><content type='html'>&lt;p&gt;&lt;b&gt;Genetika&lt;/b&gt; (dari &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Yunani" title="Bahasa Yunani"&gt;bahasa Yunani&lt;/a&gt; &lt;i&gt;γέννω&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;genno&lt;/i&gt; yang berarti "melahirkan") merupakan cabang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi" title="Biologi"&gt;biologi&lt;/a&gt; yang penting saat ini. Ilmu ini mempelajari berbagai aspek yang menyangkut pewarisan sifat dan variasi sifat pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Organisme" title="Organisme"&gt;organisme&lt;/a&gt; maupun suborganisme (seperti virus dan prion). Ada pula yang dengan singkat mengatakan, genetika adalah ilmu tentang &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gen" title="Gen"&gt;gen&lt;/a&gt;. Nama "genetika" diperkenalkan oleh &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=William_Bateson&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="William Bateson (belum dibuat)"&gt;William Bateson&lt;/a&gt; pada suatu surat pribadi kepada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Adam_Chadwick&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Adam Chadwick (belum dibuat)"&gt;Adam Chadwick&lt;/a&gt; dan ia menggunakannya pada Konferensi Internasional tentang Genetika ke-3 pada tahun 1906.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bidang kajian genetika dimulai dari wilayah &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Molekul" title="Molekul"&gt;molekular&lt;/a&gt; hingga populasi (lihat entri &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi" title="Biologi"&gt;biologi&lt;/a&gt;). Secara lebih rinci, genetika berusaha menjelaskan&lt;/p&gt; &lt;ul&gt;&lt;li&gt;material pembawa informasi untuk diwariskan (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahan_genetik" title="Bahan genetik"&gt;bahan genetik&lt;/a&gt;),&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bagaimana informasi itu diekspresikan (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ekspresi_genetik" title="Ekspresi genetik"&gt;ekspresi genetik&lt;/a&gt;), dan&lt;/li&gt;&lt;li&gt;bagaimana informasi itu dipindahkan dari satu individu ke individu yang lain (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Pewarisan_genetik" title="Pewarisan genetik"&gt;pewarisan genetik&lt;/a&gt;).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt; &lt;p&gt;Meskipun orang biasanya menetapkan genetika dimulai dengan ditemukannya kembali naskah artikel yang ditulis &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gregor_Mendel" title="Gregor Mendel"&gt;Gregor Mendel&lt;/a&gt; pada tahun 1900, sebetulnya kajian genetika sudah dikenal sejak &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Masa_prasejarah&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Masa prasejarah (belum dibuat)"&gt;masa prasejarah&lt;/a&gt;, seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Domestikasi" title="Domestikasi"&gt;domestikasi&lt;/a&gt; dan pengembangan trah-trah murni (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Pemuliaan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Pemuliaan (belum dibuat)"&gt;pemuliaan&lt;/a&gt;) ternak dan tanaman. Orang juga sudah mengenal efek &lt;a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Persilangan&amp;amp;action=edit&amp;amp;redlink=1" class="new" title="Persilangan (belum dibuat)"&gt;persilangan&lt;/a&gt; dan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perkawinan_sekerabat" title="Perkawinan sekerabat"&gt;perkawinan sekerabat&lt;/a&gt; serta membuat sejumlah prosedur dan peraturan mengenai hal tersebut sejak sebelum genetika berdiri sebagai ilmu yang mandiri. Silsilah tentang penyakit pada keluarga, misalnya, sudah dikaji orang sebelum itu. Kala itu, kajian semacam ini disebut "ilmu pewarisan" atau &lt;b&gt;hereditas&lt;/b&gt;.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6897758950214748759-6478293405476489493?l=indah-web.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indah-web.blogspot.com/feeds/6478293405476489493/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6897758950214748759&amp;postID=6478293405476489493' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6897758950214748759/posts/default/6478293405476489493'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6897758950214748759/posts/default/6478293405476489493'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indah-web.blogspot.com/2008/06/genetika.html' title='Genetika'/><author><name>Dra. Indah Yulisfiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13084514130015506855</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6897758950214748759.post-9000267095926212577</id><published>2007-12-18T23:55:00.000-08:00</published><updated>2007-12-19T00:00:13.966-08:00</updated><title type='text'>Macam-macam Mutasi Berdasarkan Sel yang Bermutasi</title><content type='html'>&lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Mutasi somatik&lt;/b&gt; adalah mutasi yang terjadi pada sel somatik. mutasi ini tidak akan diwariskan pada keturunannya. &lt;b&gt;Mutasi Gametik&lt;/b&gt; adalah mutasi yang terjadi pada sel gamet. Karena terjadinya di sel gamet, maka akan diwariskan oleh keturunannya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Pada umumnya, mutasi itu merugikan, mutannya bersifat letal dan homozigot resesif. namun mutasi juga menguntungkan, diantaranya, melalui mutasi, dapat dibuat tumbuhan poliploid yang sifatnya unggul. Contohnya, semangka tanpa biji, jeruk tanpa biji, buah stroberi yang be sar,dll.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Terbentuknya tumbuhan poliploid ini menguntungkan bagi manusia, namun merugikan bagi tumbuhan yang mengalami mutasi, karena tumbuhan tersebut menjadi tidak bisa berkembang biak secara generatif.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Bahan-bahan yang menyebabkan terjadinya mutasi disebut MUTAGEN. Mutagen dibagi menjadi 3, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mutagen bahan Kimia, contohnya adalah kolkisin dan zat digitonin. Kolkisin adalah zat yang dapat menghalangi terbentuknya benang-benang spindel pada proses anafase dan dapat menghambat pembelahan sel pada anafase.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mutagen bahan fisika, contohnya sinar ultraviolet, sinar radioaktif,dll. Sinar ultraviolet dapat menyebabkan kanker kulit.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mutagen bahan biologi, diduga virus dan bakeri dapat menyebabkan terjadinya mutasi. Bagian virus yang dapat menyebabkan terjadinya mutasi adalah DNA-nya.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber data:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mutasi"&gt;&lt;span style="font-family: arial;font-size:100%;" &gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Mutasi&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6897758950214748759-9000267095926212577?l=indah-web.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indah-web.blogspot.com/feeds/9000267095926212577/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6897758950214748759&amp;postID=9000267095926212577' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6897758950214748759/posts/default/9000267095926212577'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6897758950214748759/posts/default/9000267095926212577'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indah-web.blogspot.com/2007/12/macam-macam-mutasi-berdasarkan-sel-yang.html' title='Macam-macam Mutasi Berdasarkan Sel yang Bermutasi'/><author><name>Dra. Indah Yulisfiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13084514130015506855</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-6897758950214748759.post-5522460748212919750</id><published>2007-12-13T15:50:00.000-08:00</published><updated>2007-12-19T00:01:06.236-08:00</updated><title type='text'>Mutasi</title><content type='html'>&lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;i&gt;Artikel ini membahas tentang mutasi dalam &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Biologi" title="Biologi"&gt;biologi&lt;/a&gt;. Berbagai arti dari mutasi dapat dilihat pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mutasi_%28disambiguasi%29" title="Mutasi (disambiguasi)"&gt;mutasi (disambiguasi)&lt;/a&gt;.&lt;/i&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;b&gt;Mutasi&lt;/b&gt; adalah perubahan yang terjadi pada &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahan_genetik" title="Bahan genetik"&gt;bahan genetik&lt;/a&gt; (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/DNA" title="DNA"&gt;DNA&lt;/a&gt; maupun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/RNA" title="RNA"&gt;RNA&lt;/a&gt;), baik pada taraf urutan &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gen" title="Gen"&gt;gen&lt;/a&gt; (disebut &lt;b&gt;mutasi titik&lt;/b&gt;) maupun pada taraf &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kromosom" title="Kromosom"&gt;kromosom&lt;/a&gt;. Mutasi pada tingkat kromosomal biasanya disebut &lt;b&gt;aberasi&lt;/b&gt;. Mutasi pada gen dapat mengarah pada munculnya &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Alel" title="Alel"&gt;alel&lt;/a&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Evolusi" title="Evolusi"&gt;evolusi&lt;/a&gt; mengenai munculnya variasi-variasi baru pada spesies.&lt;/span&gt; baru dan menjadi dasar bagi kalangan pendukung &lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Mutasi terjadi pada frekuensi rendah di alam, biasanya lebih rendah daripada 1:10.000 individu. Mutasi di alam dapat terjadi akibat zat pembangkit mutasi (&lt;b&gt;mutagen&lt;/b&gt;, termasuk &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Karsinogen" title="Karsinogen"&gt;karsinogen&lt;/a&gt;), &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radiasi" title="Radiasi"&gt;radiasi&lt;/a&gt; &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Matahari" title="Matahari"&gt;surya&lt;/a&gt; maupun &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Radioaktif" title="Radioaktif"&gt;radioaktif&lt;/a&gt;, serta loncatan energi &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Listrik" title="Listrik"&gt;listrik&lt;/a&gt; seperti &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Petir" title="Petir"&gt;petir&lt;/a&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Individu yang memperlihatkan perubahan sifat (&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Fenotipe" title="Fenotipe"&gt;fenotipe&lt;/a&gt;) akibat mutasi disebut &lt;b&gt;mutan&lt;/b&gt;. Dalam kajian &lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Genetika" title="Genetika"&gt;genetik&lt;/a&gt;, mutan biasa dibandingkan dengan individu yang tidak mengalami perubahan sifat (individu &lt;i&gt;tipe liar&lt;/i&gt; atau "wild type").&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="font-weight: bold;font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;Sumber data:&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;p  style="font-family:arial;"&gt;&lt;span style="font-size:100%;"&gt;&lt;a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mutasi"&gt;http://id.wikipedia.org/wiki/Mutasi&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/6897758950214748759-5522460748212919750?l=indah-web.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://indah-web.blogspot.com/feeds/5522460748212919750/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=6897758950214748759&amp;postID=5522460748212919750' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6897758950214748759/posts/default/5522460748212919750'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/6897758950214748759/posts/default/5522460748212919750'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://indah-web.blogspot.com/2007/12/kloning-ekspresi.html' title='Mutasi'/><author><name>Dra. Indah Yulisfiati</name><uri>http://www.blogger.com/profile/13084514130015506855</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry></feed>
